Tips KPR Untuk Freelancer

CategoriesBeli RumahTagged , , ,

KPR Untuk Freelancer

Dalam sistem KPR atau Kredit Kepemilikan Rumah memang harus mencantumkan gaji bulanan dan slip gaji 3 bulan terakhir. Bagi orang yang bekerja di perusahaan atau orang yang memiliki gaji pasif mungkin tidak akan mengalami kendala. Tetapi bagaimana dengan orang yang bekerja sebagai freelancer atau pekerja lepas?

Hal ini tidaklah mudah karena pekerja lepas memiliki gaji yang tidak stabi. Pengajuan KPR untuk pekerja lepas memang tidak semudah karyawan tetap. Namun tidak menutup kemungkinan pengajuan kredit Anda disetujui oleh pihak bank. Karena itu agar pengajuan Anda disetujui oleh pihak bank. Simak beberapa tips membeli rumah KPR bagi pekerja lepas dibawah ini.

  • Pilih KPR yang sesuai dengan keuangan anda

KPR sesuaikan dengan keuanganFaktor penting pertama yang harus Anda perhatikan adalah biaya KPR itu sendiri, Anda harus pintar dan bijak ketika memilih rumah, pastikan harga rumah sesuai dengan keuangan Anda. Jika rata-rata perbulan Anda mendapatkan gaji 1.5-2 juta, maka carilah rumah yang lebih murah dengan KPR yang murah juga sehingga cicilan rumah tersebut kedepannya menjadi mudah.

  • Periksa Kondisi Keuangan

Sebelum Anda mengajukan kredit ke pihak bank, pastikan Anda sudah melunasi hutang-hutang Anda agar Anda tidak semakin terbebani dengan hutang yang menumpuk, sebab hutang juga menjadi penentu disetujui atau tidaknya kredit yang Anda ajukan. Anda juga harus melakukan simulasi terhadap kredit yang Anda ajukan untuk melihat kemampuan bayar dan kondisi keuangan yang sedang Anda alami.

  • Menabung Untuk Uang Muka

Uang Muka KPR

Jika Anda sudah menemukan rumah yang Anda impikan, dan sudah mengetahui harganya, Anda bisa mulai menabung untuk membayar uang muka rumah tersebut. Rumusnya, semakin besar uang muka yang Anda bayar, maka cicilan rumah juga lebih ringan. Usahakan bayar uang muka diatas besaran yang sudah ditentukan oleh pihak bank.

  • Sediakan Lebih Banyak Dana Darurat

Sebenarnya dana darurat memang harus dimiliki oleh setiap orang untuk mengantisipasi kejadian-kejadian tertentu. Tapi untuk Anda yang akan mengajukan KPR, Anda harus memiliki dana darurat lebih banyak dari sebelumnya. Sebab gaji Anda yang tidak stabil ada kemungkinan beberapa bulan kedepan setelah pengajuan kredit disetujui Anda mengalami kendala dalam cicilan. Tetapi karena Anda memiliki dana darurat, cicilan rumah tersebut masih tetap bisa dibayar dengan dana darurat tadi.

Karena itu Anda harus menambahkan setidaknya 3-5 kali besaran biaya KPR kedalam dana darurat yang Anda miliki.

About the author

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *