Hal Penting Yang Harus Diketahui Sebelum Perbaiki Rumah Anda

CategoriesTips RumahTagged , ,

Setiap orang pasti ingin tinggal di sebuah rumah yang nyaman serta memiliki desain yang unik. Namun, dalam perbaiki rumah membutuhkan waktu lama dan biaya tak sedikit.

Bila rumah yang Anda tempati sudah mengalami kerusakan sana sini, itu tandanya Anda harus segera memperbaiki rumah Anda. Selain itu, dalam membangun rumah membutuhkan waktu yang tepat untuk dipikirkan sebelum memutuskan untuk merenovasi rumah. Hal penting yang harus Anda ketahui sebelum memperbaiki rumah Anda.

Sesuaikan Dengan Budget Anda

Hasil gambar untuk budget

Hal yang pertama intip dulu kondisi keuangan Anda. Kalau Anda sanggup membiayai renovasi rumah, maka Anda bisa langsung merenovasinya. Namun, kalau belum, pertimbangkan kembali dan menabunglah untuk mulai perbaiki rumah. Dalam situasi tertentu, apabila kondisi rumah sudah sangat parah dan mau tidak mau renovasi menjadi satu-satunya jalan. Anda dapat memanfaatkan Kredit Tanpa Agunan (KTA) dari bank untuk melakukan renovasi rumah, tetapi ingat hal tersebut perlu banyak pertimbangan, dan Anda harus yakin mampu membayar cicilannya.

Langkah-langkah dalam Mem Perbaiki Rumah

Apabila Anda sudah menentukan penyedia jasa entah kontraktor atau pemborong untuk merenovasi rumah Anda, maka ada beberapa langkah selanjutnya yang tak kalah penting. Dari mulai pembuatan Rencana Anggaran Biaya (RAB) sampai dengan belanja bahan bangunan. Setiap langkah yang Anda ambil untuk memutuskan perbaiki rumah harus dijalankan dengan tepat, agar proyek renovasi rumah Anda sesuai dengan yang Anda inginkan.

Berikut langkah-langkah dalam perbaiki rumah.

1. Pembuatan RAB

Hasil gambar untuk rencana anggaran biaya renovasi rumah

RAB adalah sebuah perencanaan awal sebelum memperbaiki rumah yang menyangkut jenis pekerjaan serta perkiraan atau estimasi biaya yang diperlukan untuk dapat menyelesaikan suatu kegiatan atau proyek renovasi rumah. RAB memiliki peran yang sangat penting untuk merenovasi rumah, karena dengan membuat RAB biaya untuk renovasi rumah secara detail dan akurat terlihat estimasinya sebelum memulai perbaiki rumah Anda, maka diharapkan Anda akan memperoleh hasil akhir renovasi rumah yang sesuai dengan kualitas yang Anda inginkan, tentunya dengan pengeluaran biaya yang seefisien mungkin.

Ada dua cara menghitung RAB untuk merenovasi rumah yang bisa Anda lakukan, diantaranya:

  1. Estimasi biaya kasar: perhitungan ini masih berupa estimasi biaya renovasi rumah secara kasar saja yang diperoleh dengan cara menghitung secara global seluruh area renovasi yang akan dikerjakan kemudian dikalikan dengan harga satuan standar sesuai dengan jenis material bangunan yang digunakan dan kualitas finishing pekerjaan yang direncanakan. Walaupun cara menghitung ini terkesan praktis, namun pada prakteknya tidak selalu dapat diaplikasikan dalam proses renovasi rumah.
  2. Estimasi biaya terperinci: Perhitungan anggaran biaya terperinci dilakukan dengan cara menghitung volume dan harga dari masing-masing item dari seluruh pekerjaan perbaikan rumah yang harus dilaksanakan. Dengan begitu nilai total biaya dalam renovasi rumah akan lebih akurat dan dapat dipertanggung jawabkan. Selain itu, sering kali ada taksiran biaya tak terduga dan biaya jasa kontraktor yang berkisar antara 10-15% yang harus dimasukkan dalam RAB.

2. IMB Untuk Renovasi Rumah

Hasil gambar untuk imb

Banyak orang beranggapan, Izin Mendirikan Bangunan (IMB) hanya diperlukan pada saat membangun rumah baru saja. Padahal anggapan tersebut salah, karena IMB juga dibutuhkan saat merenovasi rumah. Ada beberapa hal yang harus Anda ketahui tentang IMB dalam merenovasi rumah:

Saat ini tidak semua orang yang memperbaiki rumahnya harus memiliki IMB: Pembuatan IMB untuk renovasi setidaknya dibutuhkan apabila renovasi rumah tersebut sudah sampai ke pekerjaan, misalnya mengubah lay-out ruang, atau mengubah kamar menjadi ruang tamu, membongkar dinding untuk memperluas ruang tamu, atau penambahan luas bangunan, baik ke atas maupun ke samping juga termasuk kategori renovasi yang memerlukan IMB. Jenis renovasi yang tidak memerlukan IMB diantaranya adalah pemeliharaan bangunan seperti pengecatan, penggantian bahan bangunan, penggantian rangka atap, perbaikan pagar, dan perbaikan rumah lainnya yang tidak berpengaruh terhadap struktur. Selain itu, pembuatan saluran air atau septic tank juga tidak membutuhkan IMB.

Perbedaan dengan IMB saat membangun rumah adalah Proses pengurusan IMB renovasi tidak berbeda dengan IMB saat membangun rumah. Perbedaan ini hanya ada di persyaratan. Untuk mengajukan IMB renovasi, ada syarat berupa fotokopi IMB sebelumnya yang harus disiapkan.

Untuk biaya IMB Masing-masing daerah memiliki ketentuan sendiri tentang besaran biaya retribusi untuk IMB. Di DKI Jakarta, jumlah yang mesti dibayarkan sesuai dengan Peraturan Daerah No. 3 tahun 2012.

3. Pembayaran DP

Cara pembayaran yang paling sering diterapkan oleh penyedia jasa dalam hal ini kontraktor kepada customer adalah membayar uang muka terlebih dahulu. Pilih cara pembayaran untuk perbaikan rumah Anda yang wajar sesuai dengan kemampuan Anda. Bisa menggunakan cara pembagian pembayaran 50% untuk uang muka (DP) dan 50% pelunasan, atau tiga kali pembayaran sebesar 30% DP, pembayaran kedua 40%, dan pelunasan 30%. Anda dapat memilih metode pembayaran yang sesuai dengan kemampuan, hindari cara pembayaran yang tidak sewajarnya seperti membayar lunas dimuka, atau membayar DP dengan biaya yang terlalu besar.

4. Belanja Bahan Bangunan

Hasil gambar untuk bahan bangunan

Belanja bahan bangunan adalah salah satu aktivitas yang sangat penting. Dalam merenovasi rumah, sebaiknya Anda berbelanja bahan sendiri, atau jika Anda menggunakan jasa kontraktor maka sudah dibuat RABnya. Hal ini untuk menghindari adanya selisih harga yang cukup besar.

Berikut beberapa tips yang perlu Anda perhatikan ketika Anda belanja bahan bangunan:

Konsultasi Dengan Kerabat

Anda dapat berkonsultasi terlebih dahulu kepada kerabat Anda yang pernah membangun atau perbaiki rumah sebelumnya. Hal ini penting, karena Anda dapat mendapatkan pengetahuan tentang bahan-bahan yang murah. Tentu ketika Anda sharing, maka Anda dapat menghemat budget.

  • Anda bisa melibatkan kerabat atau teman Anda yang berprofesi sebagai arsitek atau sekedar bertanya pada toko bangunan saat berbelanja bahan bangunan. Selain dapat memberikan masukan tentang bahan yang dibutuhkan, Anda bisa tahu mengenai tempat berbelanja bahan bangunan dengan harga relatif murah.
  • Membuat daftar belanja yang dibutuhkan agar menghemat waktu Anda saat berbelanja. Daftar belanja ini juga menjadi pengingat, siapa tahu ada bahan yang lupa untuk dibeli. Cari bahan bangunan yang murah namun berkualitas. Misalnya, memilih keramik bercorak marmer dibanding membeli keramik marmer dengan harga yang lebih mahal.
  • Pilih toko bangunan yang menawarkan skema pembayaran bahan bangunan dengan cara mengangsur, ada toko bangunan yang menerapkan biaya ini. Penawaran ini akan menguntungkan bagi pihak toko bangunan dan juga pembeli. Anda dapat mengalokasikan dana lebih hemat dengan cara angsuran rutin, sedangkan pihak toko akan memenuhi target penjualan setiap bulan karena selalu memasok kebutuhan untuk perbaiki rumah Anda. Ada baiknya Anda juga menjalin hubungan yang baik dengan pemilik toko, hitung-hitung bisa melakukan penawaran untuk mendapatkan skema pembayaran paling murah jadi lebih efisien.

About the author