Tips Mendesain Ruang Bawah Tanah Di Dalam Rumah

CategoriesTips RumahTagged , ,

Berbicara tentang ruang bawah tanah, mungkin kata “menyeramkan” yang seringkali disematkan dalam ruangan yang satu ini. padahal kehadiran ruangan bawah tanah ini bisa memiliki banyak manfaat. Mungkin jika di Indonesia, ruangan ini dapat digunakan untuk menyimpan barang-barang yang sudah tidak terpakai lagi. Namun tak sedikit pula orang yang memanfaatkan ruangan ini menjadi ruang tambahan seperti tempat untuk menyetrika, kamar tamur, rekreasi, dan lainnya. Semuanya tergantung dari bagaimana pemilik rumah ingin memanfaatkannya.

Namun pembuatan ruangan bawah tanah tentunya tidak bisa sembarangan. Sesuai dengan namanya, ruangan ini berada di bagian bawah rumah dan tergali di dalam tanah. Sehingga jika perhitungan konstruksinya tidak tepat ataupun ada komponen yang terlewatkan, malah bisa jadi rumah anda yang amblas ke bawah.

Mengenal Ruang Bawah Tanah

Ruang bawah tanah atau basement merupakan salah satu bagian yang tidak terpisahkan dalam sebuah rumah. terutama untuk rumah-rumah yang menerapkan desain Eropa atau Amerika. Untuk pembuatan ruangan ini tidak membutukan penggalian saat tahap awal pembuatan rumah. Kebanyakan basement dibuat berdasarkan ukuran yang sesuai luas tanah keseluruhan.

Ada banyak fungsi dari ruangan bawah tanah dalam sebuah rumah. Mulai dari penyeimbang bangunan yang berada diatasnya, ruangan privasi, tempat parkir kendaraan, serta ruang pendukung untuk ruangan lainnya. Di Indonesia sendiri, mungkin masih belum banyak orang yang membuat basement di dalam rumah. namun ada pula beberapa orang yang membuatnya sebagai tempat menyimpan barang yang sudah jarang atau bahkan tidak digunakan.

Dalam proses pembangunannya, mungkin ada beberapa permasalahan yang akan anda hadapi. Seperti keharusan untuk membuat galian yang cukup dalam, sehingga tentu membutuhkan dinding penahan tanah yang cukup kokoh. Dan selain itu masih banyak yang harus di perhatikan dalam cara membuat ruang bawah tanah di rumah.

Hal Yang Wajib Diperhatikan Saat Membangun Bangunan Bawah Tanah

Sebelum memulai membangun ruangan bawah tanah, maka perhatikan hal-hal di bawah ini agar pembangunan ruang bawah tanah anda berhasil.

Kelancaran Sirkulasi Udara

Seperti yang telah anda ketahui, letak ruang bawah tanah ada di bagian bawah rumah serta tertutup. Sehingga kebutuhan oksigen di dalam ruang ini pun juga semakin besar. Jika sampai basement tak mempunyai sirkulasi udara yang benar dan baik, tentunya membuat suasananya lembab dan pengap. Dan tentu saja akan membuat anda kesulitan untuk bernafas jika berada di dalamnya. Selain itu pula ruangan juga tak akan nyaman saat ditempati. Karena itulah saat ingin membangun basement, pastikan jika sirkulasi udaranya cukup lancar. Solusinya adalah anda bisa menggunakan exhaust fan sehingga membuat udara dari luar dapat masuk ke dalam.

Perhatikan Garis Batas Luar Pengaman Basement

Hal lainnya yang penting dalam cara membuat ruang bawah tanah adalah dengan memperhatikan garis batas luar pengaman atau sempadan basement. Garis ini merupakan garis yang telah ditetapkan saat sedang membangun bangunan atau ruangan. Garis sempadan ini haruslah dibangun sejajar terhadap jalan serta tinggi tanah yang ada di sekitar rumah. tujuannya adalah untuk menguatkan bangunan basement. Pastikan jika garis sempadan ini tak akan menghalangi alat atau komponen yang terpasang di bawah tanah. Seperti pipa air, kabel listrik, akar pohon, dan lainnya jangan sampai mengenai alat-alat ini.

Perhatikan Material Yang Digunakan

Saat akan membangun basement, tentu saja material yang digunakan akan sangat berpengaruh. Pastikan anda sudah tahu material seperti apa yang memang cocok digunakan. Pasalnya, ruangan bawah tanah tidaklah sama seperti ruangan lainnya. dikarenakan lokasinya yang tertekan dengan material pokok pembangun dari rumah yang ada diatasnya. Pilih pondasi yang kokoh yang bisa menopang berat seperti sheet pile, material berbahan baja dengan tebal 15-17cm.

Selain itu permasalahan yang seringkali dialami saat pembangunan basement adalah mengenai kelembapan ruangan. Penyebabnya dapat dikarenakan kurangnya cahaya matahari yang membuat kondisinya jadi kurang sehat. Selain itu, pemberian warna juga sulit untuk dikerjakan karena cat yang tidak mudah merata saat diaplikasikan.

Untuk mengatasi masalah ini, anda bisa menggunakan cat yang bersifat anti air. Sama sekali tidak disarankan menggunakan wallpaper karena tak akan tahan dengan kelembaban. Hindari pula untuk menempatkan karpet karena juga tidak tahan lembab yang malah membuat munculnya bau kurang sedap. Penggunaan perabotan lebih baik untuk memilih yang berbahan plastik dikarenakan lebih kuat terhadap lembab. Jika anda menggunakan perabotan kayu, akan lebih rentan terkena lembab dan jamur dan tentunya resiko rusak juga lebih tinggi.

Kelembapan Ruangan

Salah satu permasalahan yang seringkali disebutkan pada basement adalah kelembangan di dalam ruangan. Hal ini jadi masalah yang sering dihadapi dikarenakan lokasinya yang dihimpit dengan pondasi rumah dan tanah. Tak hanya dengan membangun jendela saja, namun penggunaan lapisan cat anti air juga dibutuhkan sehingga dinding basement tidak akan basah ketika terkena hujan.

Perhatikan Posisi Muka Air Tanah

Perlu anda ketahui jika setiap daerah memiliki kondisi yang tidak selalu sama. Jika ukuran muka air terlalu tinggi maka anda membutuhkan poma dan area kerja diblok menggunakan plastik atau terpal. Tujuannya adalah saat proses pembuatan konstruksi ruangan bawah tanah tidak terdapat gangguan seperti munculnya genangan air. Setelah itu barulah membuat parit sehingga air bisa dialirkan ke tempat lainnya.

Jika normal, mungkin anda bisa mengaplikasikan konsep gravitasi dengan bantuan alat mekanis. Misalnya saja jika anda ingin menempatkan toilet dan kamar mandi dalam ruang bawah tanah. Maka air buangannya tentu harus dapat dialirkan ke daerah yang lebih rendah. Padahal basement merupakan ruangan yang paling rendah di dalam rumah. jadi solusinya adalah air harus dipompa terlebih dahulu ke atas. Metode lainnya yang dapat pula diterapkan adalah membuat septic tank pada bagian bawah basement.

Biaya Pembangunan Ruang Bawah Tanah

Biaya Pembangunan Ruang Bawah Tanah

Hal ini juga menjadi perhatian utama yang tak boleh dilewatkan. Sebelum membangun, pastikan jika anda sudah merancang anggaran untuk pembangunan basement. Mulai dari komponen bangunan, furniture, hingga kelengkapan yang ada di dalam ruang bawah tanah. Jangan sampai pembangunan tersebut berhenti di tengah jalan dikarenakan budget yang anda miliki tak cukup. Menyebabkan ruangan menjadi kosong dan malah akan melemahkan kekokohan rumah anda. Jadi sedari awal, hitung budget yang dibutuhkan secara mendetail dan jangan lupa untuk mencadangkan dana darurat.

Nah itu tadi beberapa hal yang harus diperhatikan dalam cara membangun ruang bawah tanah dengan benar. Untuk masalah desain dan konsep ruangan bawah tanah sendiri, bisa anda sesuaikan dengan tema rumah anda. Anda bisa menerapkan konsep minimalis, vintage, rustic, klasik, dan lainnya dalam ruangan bawah tanah. yang terpenting adalah anda harus memperhatikan poin poin penting dalam pembangunan sehingga basement bisa terbangun dengan kokoh dan tidak bermasalah. Semoga informasi diatas dapat bermanfaat untuk anda.

About the author